Kenali Menstruasi Pertama pada Anak Perempuan
Parenting

Kenali Menstruasi Pertama pada Anak Perempuan

Menstruasi atau lebih populer dikenal dengan datang bulan adalah fase puberta yang akan dialami oleh anak perempuan. Ciri-ciri yang dialami ketika mengalami menstruasi pertama atau dikenal dengan menarche adalah keluarnya darah dari vagina. Pada awal keluarnya darah, warna yang dikeluarkan berupa merah agak kecokelatan dengan jumlah yang sedikit. Kemudian selang beberapa waktu darah berubah menjadi warna merah dengan jumlah semakin banyak dari hari ke hari, namun ketika lebih dari 2 hari biasanya jumlah darah yang keluar berkurang hingga berakhirnya masa menstruasi.

Mayo Clinic yang merupakan salah kelompok riset yang berada di Amerika menyatakan bahwa menstruasi pertama terjadi karena adanya perubahan hormon yang kita ketahui bersama bahwa hormon juga merupakan salah satu pembawa pesan ke dalam tubuh manusia. Perlu diketahui bahwa hormon estrogen adalah hormon yang berfungsi untuk menebalkan diding rahim. Hormon tersebut muncul karena dilepaskan oleh indung telur (ovarium).

Hal ini akan sering terjadi seiring berjalannya waktu sehingga akan memberikan efek matangnya sel telur di indung telur. Ketika indung telur sudah matang maka sel telur akan meninggalkan indung telur yang kemudian akan menuju rahim. Biasanya setelah menstruasi perempuan akan mengalami yang namanya masa subur sehingga ketika dibuahi akan terjadi yang namanya hamil. Hal ini terjadi karena sel telur yang sudah matang akan dibuahi oleh sperma yang nantinya akan menempel di dinding harim.

Kapan Pertama Kali Anak Perempuan Hamil?

Jika merujuk pada salah satu portal kesehatan ternama di Indonesia seperti Hello Sehat, maka dapat simpulkan pada umumnya perempuan mengalami haid pertama pada umur 11-14 tahun walau beberapa kasus ada yang mengalami pada usia 9 tahun.

Pada kondisi tertentu beberapa perempuan mengalami menstruasi pertama lebih cepat pada umur 9 tahun dan ada juga yang sedikit lebih lambat pada umur 15 tahun.

Haid pada usia dini antara 9-10 tahun biasanya karena adanya kelainan hormon dan pada kasus keterlambatan haid pertama lebih sering di karenakan penyakit misalnya diabetes mellitus tipe 1.

Diabetes Mellitus Tipe1 adalah kondisi kronis pada bagian pankreas karena sedikit atau tidak memproduksi insulin. Biasanya yang mengalami Diabetes tipe 1 ini lebih cepat haus, lapar, mata kabur dan sering buang air kecil.  Untuk solusinya bisa diet dengan olahraga, menjaga gula darah atau bisa langsung konsultasi kedokter untuk hasil yang lebih baik.

Kadar lemak pada tumbuh juga menjadi salah satu penyebab anak perempuan terlambat untuk menstruasi pertama. Oleh sebab itu pentingnya untuk menjaga berat badan, stress, pola makan serta kondisi fisik.

Untuk yang pertama kali haid perlu di ketahui bahwa jumlah darah yang keluar itu antara 30-50 mililiter jika ditakar dengan sendok itu sekitar 3 sendok makan.

Apabila anda atau anak perempuan anda mengalami hal yang tidak wajar seperti jumlah darah yang keluar lebih dari yang tadi disebutkan ada baiknya segera konsultasi ke dokter terdekat.