16 Subsektor Ekonomi Kreatif di Bidang Fashion

16 Subsektor Ekonomi Kreatif di Bidang Fashion

Fashion adalah sesuatu yang sangat penting bagi beberapa orang yang memperhatikan style. Tanpa fashion yang menarik, beberapa orang mungkin tidak tampil percaya diri. Setidaknya ada 16 subsektor ekonomi kreatif fashion yang hadir di Indonesia untuk membangkitkan ekonomi negara ini.

Mulai dari desainer fashion baju dengan gaya vintage, perancang busana, penjahit, pembuat pola, desainer fashion, semuanya adalah jenis-jenis profesi di bidang fashion yang turut membantu ekonomi kreatif di Indonesia.

16 Subsektor Ekonomi Kreatif di Bidang Fashion

1.     Perancang Busana Haute Couture

Haute Couture atau adibusana adalah jenis desain khusus yang dibuat untuk orang-orang kaya. Perancang busana dengan style ini harus menciptakan pakaian dan aksesoris berkualitas sangat tinggi.

Haute couture adalah istilah Perancis yang digunakan dalam mode kelas atas. Para perancang busana dengan model fashion ini harus menunjukkan desain yang berbeda di setiap musimnya.

2.     Perancang Busana Pret- a- Porter

Kebalikannya dari adibusana, pret a porter adalah pakaian fashion ‘ready to wear’. Perancang busana dengan model fashion ini harus merancang fashion pakaian untuk orang dengan kelas ekonomi menengah ke bawah. Kebanyakan orang memakai jenis pakaian fashion ini.

3.     Perancang Busana Fashion Mass Market

Mass market adalah salah satu mode fashion paling tren. Belakangan ini, industri fashion sedang berkonsentrasi pada penjualan pasar massal.

Hal ini disebabkan ketatnya persaingan di pasar karena fashion yang sedang berkembang di masyarakat. Perancang busana dengan fashion mass market harus membuat style pakaian yang sesuai permintaan di pasar.

4.     Perancang Busana Gaya Vintage

Salah satu gaya busana paling menggemaskan dan menjadi ledakan dari tren masa lalu adalah baju ala vintage. Mulai dari gaun flapper hingga pakaian pinup, tampilan vintage yang merupakan puncak mode dari tahun 20-an hingga 70-an menjadi mode baru di era ini.

Perancang busana harus pandai dalam membuat pakaian dengan model vintage yang memadukan gaya lama, namun tetap kekinian.

5.     Perancang Busana Pakaian Kasual

Fashion dengan gaya kasual adalah kombinasi pakaian dengan penuh keanggunan, namun tetap memberikan kenyamanan.

Gaya sederhana ini merupakan salah satu fashion yang paling dicari saat ini. Seorang perancang busana dengan gaya kasual harus pandai menciptakan pakaian yang nyaman, santai, namun tetap berkelas.

6.     Perancang Busana Baju Branded

Pada masyarakat kelas menengah ke atas, orang-orang membutuhkan segala sesuatu dengan kualitas terbaik. Tidak ada yang memuaskan mereka jika tidak sebanding dengan kualitasnya. Budaya dan kemewahan sangat berarti bagi orang-orang yang memilih gaya busana ini.

Seorang perancang busana dengan klasifikasi ini harus memahami pangsa pasarnya dalam memadukan kualitas dan brand.

7.     Asisten Desain

Seorang asisten desain bertanggung jawab untuk membuat pola, menjahit pakaian, melakukan model fitting, menemukan kain, mengawasi pekerja produksi, pergi ke pameran dagang, melacak sampel, mengelola tampilan butik, dan mengkoordinasikan jadwal perancang busana.

8.     Desainer Tekstil

Seorang desainer tekstil adalah orang di balik segalanya. Tugasnya adalah memastikan semua pola cocok. Ia memiliki keahlian dalam membuat pola 2D pada kain, wallpaper, pelapis, karpet, dan hampir semua jenis tekstil lain yang dapat Anda pikirkan.

Seorang desainer tekstil memiliki pengetahuan dan pemahaman yang mendalam tentang semua produksi yang berkaitan dengan tekstur. Termasuk mengetahui berbagai jenis serat, warna, gaya pencetakan, tampilan, dan segala sesuatu yang terkait dengan bidang fashion ini.

9.     Pembuat Pola

Pattern maker atau pembuat pola mengharuskan seseorang pandai dan kreatif untuk mengambil rencana desain 2D dan mengubahnya menjadi pakaian 3D. Pembuat pola adalah salah satu bagian terpenting dari setiap produksi fashion.

Tugasnya adalah membuat gambar yang jelas, sehingga tim penjahit dapat mengikutinya sampai ke titik tanpa membuang kain, bahan, dan waktu. Jika polanya tidak disusun secara akurat, hal itu dapat menyebabkan kerugian besar bagi suatu merek karena akan membuang-buang uang, bahan, dan waktu.

10.  Desainer Kostum

Desainer kostum adalah seorang perancang kostum untuk menciptakan sesuatu yang mengekspresikan kepribadian setiap karakter film, drama, opera, atau acara televisi tertentu.

Desainer kostum harus memperhitungkan anggaran pakaian, kerumitan proyek, dan jangka waktu yang ditentukan saat mendesain kostum.

11.  Illustrator Fashion

Illustrator fashion bekerja dengan desainer untuk membuat sketsa konseptual dan ilustrasi produk fashion, termasuk pakaian, sepatu, dan aksesori. Selain itu, ilustrator menghasilkan salinan dan gambar iklan untuk materi promosi dalam bentuk cetak dan online.

12.  Fashion Stylist

Fashion stylist adalah pekerjaan yang bertanggung jawab pada seorang model ketika akan dipotret. Pekerjaan ini mengharuskannya bekerjasama dengan fotografer atau art director untuk pemotretan atau film dan memberikan gaya yang sangat menarik.

13.  Personal Stylist

Personal Stylist biasanya bekerja untuk memberi nasihat tentang gaya dan pakaian yang cocok digunakan oleh seorang publik figur.  Pekerjaannya membutuhkan keterampilan komunikasi, pemahaman mengenai fashion, dan layanan yang sangat baik.

14.  Manajer Produksi Mode Pakaian

Manajer produksi adalah orang yang harus mampu melewati proses pembuatan pakaian, tekstil, dan pola. Tugas manajer produksi adalah bekerja dengan toko-toko atau supplier bahan pakaian, sehingga dapat memastikan kualitas produk yang didapatkan sesuai dengan yang diinginkan.

15.  Ahli Teknologi Garmen

Ahli teknologi garmen adalah pekerjaan yang inovatif di bidang fashion. Ia mengerjakan desain dan pengembangan material baru dengan melakukan berbagai pengujian kombinasi benang, tekstil, dan serat. Ahli teknologi juga mencari cara untuk meningkatkan teknik produksi agar lebih efisien.

16.  Fashion Public Relations

Fashion public relations adalah pekerjaan yang bekerja untuk membangun brand fashion baju yang kuat dan membangun citra brandnya ke publik. Perannya sangat dibutuhkan untuk membantu liputan media tentang peluncuran produk baru.

Fashion saat ini adalah industri yang mendunia. Indonesia sebagai negara produsen pakaian terkemuka  di industri mode setidaknya memiliki 16 subsektor ekonomi kreatif di bidang fashion yang turut berperan membangun brand fashion untuk keberlangsungan ekonomi negara ini.

admin